Select Language :

Mengunjungi Masjid Ayyub Al-Anshari atau Masjid Sultan Ayyub

Mengunjungi Masjid Ayyub Al-Anshari atau Masjid Sultan Ayyub

Kamis, 11 Juli 2019

Mengunjungi Masjid Ayyub Al-Anshari atau Masjid Sultan Ayyub atau di dunia internasional dikenal dengan Eyüp Sultan Mosque merupakan masjid pertama yang berdiri di Istanbul.

Sebuah kompleks masjid yang terletak di luar dinding-dinding kota Konstantinopel, condong ke sudut Eropa dari Istanbul.

Masjid Sultan Ayyub terletak di dekat Tanduk Emas, dan selalu ramai tiap Jumat dan bulan Ramadhan, terutama saat senja ketika akan berbuka puasa.

Masjid ini menjadi tempat yang bersejarah dan sakral. Di masjid inilah dahulu sultan-sultan yang hendak mendapat tampuk kekuasaan disahkan dengan pedang milik Usman.

Upacara penobatan sultan baru berlangsung di sana. Para penguasa Ottoman dahulu begitu ingin dikuburkan di area masjid ini.

Area Masjid Sultan Ayyub memang memiliki kompleks permakaman tempat orang-orang terpandang, seperti perdana menteri, anggota dewan, petinggi militer, serta cendekiawan Muslim

Di dalam kompleks masjid terdapat makam Abu Ayyub al-Ansari. Kita akan langsung tahu dari mana nama masjid ini berasal.

Diikuti oleh penaklukan Konstantinopel pada tahun 1453, Masjid ini pertama kali dibangun oleh Turki Ottoman di Istanbul pada tahun 1458 oleh Ayyub Al-Anshari.

Dalam sejarah perjalanan hijrah Nabi Muhammad Saw, rumah penduduk Kota Madinah yang pertama kali disinggahi oleh Nabi Muhammad Saw adalah rumah Abu Ayyub al-Anshari. Namun dalam perjalanannya, Abu Ayyub al-Anshari memilih hijrah ke Negara Turki dengan tujuan untuk menyebarkan agama Islam.

Karena itu beliaulah yang disebut-sebut sebagai pendiri kota Istanbul yang pada saat dinasti Utsmaniyyah, menjadi pusat peradaban Islam.

Menurut sejarah, saat Abu Ayyub dan pasukan sahabat berupaya merebut Konstantinopel tahun 52 H, beliau mengalami luka parah. Kemudian datanglah Yazid bin Mu’awiyah, “Adakah permintaan Anda, wahai Abu Ayyub?”

Abu Ayyub kemudian berwasiat agar jasadnya nanti diangkut dengan kudanya untuk dibawa ke tempat sejauh mungkin di negeri musuh dan dikuburkan di sana pula. 

Tempat persemayaman terakhir Abu Ayyub Al-Anshari  berada di daerah yang diberi nama sama dengan namanya sendiri yaitu Ayyub (Eyup), terletak di samping masjid Eyup Sultan Camii di dalam kompleks Masjid Ayyub Al-Anshari.