Select Language :

PARINKRAF GOES GLOBAL, GOES WORLD, AND GOES INT'L

PARINKRAF GOES GLOBAL, GOES WORLD, AND GOES INT'L

Senin, 29 Juli 2019

Kehadiran Drs, Yaya Sunarya, M.Pd pada Acara Pelatihan Print and Paper Converting di Jerman (18 Juni sampai 18 Juli 2019) selain menguatkan posisi dunia pendidikan kegrafikaan Indonesia dalam pergaulan global juga menjadi bagian dari upaya memperkuat kerjasama pendidikan antara Indonesia dan Jerman. Selaku Kepala Program Studi Periklanan Fakultas Parinkraf UMT tentunya kehadiran diacara berkelas internasional dan satu dari lima belas utusan negara menjadi momentum merajut kerjasama sinergi di bidang pendidikan.

Manfaat kehadiran di forum international tentunya berharap akan berdampak positif apalagi jika dikaitkan dengan peran Yaya Sunarya sepuluh tahun pimpin SMK Grafika satu-satunya di Banten dan menjadi sekolah favorit hasil kolaborasi dan dampingan fakultas berbasis industri kreatif milik ormas persyarikatan Muhammadiyah. Semoga ilmu yang diperoleh dapat dimanfaatkan dalam rangka memajukan dunia pendidikan grafika dan secara khusus membangun serta mengembangkan potensi industri kreatif penerbitan dan percetakan yang ada dalam lingkup jejaring amal usaha muhammadiyah khususnya UMT Press yang saat ini perlu sentuhan manajemen professional.

Membangun sinergi dalam dunia pendidikan merupakan tuntutan era industri digital 4.0 yang seringkali disebut dengan istilah warga dunia tanpa kertas dan tanpa batas paperless and borderless world society. Untuk itu kedepan perlu pemikiran adanya wadah komunikasi dan berjejaring para pelaku serta pemerhati dunia pendidkan bidang sejenis. Misalnya kemungkinan terbentuknya World of Print Education Forum (WoPEF) bagi dunia percetakan dan Forum Penerbit Digital Indonesia (FPDI) sebagaimana pada tingkat global terdapat organisasi sejenis International Digital Publishing Forum (IDPF).zl