Select Language :

Rektor Submit Borang Izin Prodi Magister Akuntansi UMT

Rektor Submit Borang Izin Prodi Magister Akuntansi UMT

Rabu, 15 Mei 2019

Sebuah Tinjauan Proses Kreatif Industri Penerbitan

Oleh. Dr. Zalzulifa, M.Pd 

Dengan mengucap Bismillah di malam yang penuh berkah Ramadhan 1440H telah dilaksanakan penguploadan Borang Magister Akuntansi oleh Dr.H. Achmad Badawi, S.Pd, SE., MM. selaku Rektor Universitas Muhammadiyah Tangerang. Prosesi klik submit disaksikan oleh Dr. H. Desri Arwen, M.Pd. selaku Wakil Rektor III sembari mengucapkan Puji Syukur kepada Allah SWT dan terima kasih kepada semua pihak mohon doa semoga dilancarkan prosesnya.. amin YRA. Inilah gambaran prosesi saat-saat tombol sumbit diklik dan  sirene pun berbunyi tepatnya pukul 19.30 dalam  suasana malam bulan Ramadhan Rabu, 16 Mei 2919 di ruang Fakultas Pariwisata dan Industri Kreatif. Prosesi tekan tombol sumbit oleh rektor didampingi oleh Kabiro Keuangan Dr Endraria,  MM  dan Kabiro ICT Dr. Ari beserta Tim Satuan Tugas yang terdiri atas jajaran dekanat dan para dosen yang ada lingkungan Fak Parinkraf.  

Perjalanan panjang menyiapkan berbagai dokumen kelengkapan izin prodi baru tidak terlepas dari hasil coaching figur sang pelatih sepak bola Drs. Trisonjaya,  M.Pd yang kerap menyemangati tim dengan istilah *Salam Ojo Kendor*. Wakil Dekan 1 Bidang Akademik ini memang dikalangan anak muda Kota Tangerang terkenal aktif membina klub olah raga dan tampaknya keterampilan over bola di lapangan hijau menjadi modal dasar gerakkan generasi muda Parinkrafers sehingga goal empat izin Prodi (Pariwisata,  Periklanan, Transportasi, Desain Komunikasi Visual) berharap juga membawa suksesnya izin Prodi Magister Akuntansi, Magister Hukum dan juga proses Pendirian Universitas Muhammadiyah Banten. Berikut aktor tim sukses Salam Ojo Kendor yang turut menyaksikan prosesi klik submit, antara lain: Ihsan Maulana, S.Kom; Muhammad Arba Adnandi, S.Kom; Bambang Eko Supriyanto, M.Kom; Drs. Yaya Sunarya, M.Pd; Rella Dwirestapi, M.Par; Sri Utami, S.Ag, M.Pd; 

Skillset Analysis (2014) dalam jurnal penelitian pengamatan perilaku terhadap 300 praktisi penerbitan di Inggris menyimpulkan bahwa dari tiga belas keterampilan teknis maka faktor kemampuan bekerjasama adalah yang paling dominan. Adapun dari perspektif industri kreatif penulis ingin melihat  proses penyiapan naskah sampai sukses izin prodi adalah bagian dari tujuh langkah menuju penerbit mandiri, sebuah profesi kekinian yang dapat digeluti oleh setiap orang. Penulis yang kebetulan saat ini sedaang menyusun kumpulan pemikiran menjadi buku berjudul  Kepemipinan Pandu atau B”Scout Leadership mencoba mengurai ketujuh langkah tersebut menjadi  Seven Steps Tobe Self-publishers menjadi modal dasar para Parinkrafers untuk terus membuktikan diri berhasil kembangkan Fakultas Parinkraf secara kreatif.  Ketujuh langkah kreatif mulai dari tahapan Pra-menulis (Pewriting), Mendraf (Drafting), Merevisi (Revising), Menyunting (Editing), Menerbitkan (Publishing), Memasarkan (Marketing), Mendeliver (Delivering) secara rinci, yaitu: 

Pra-menulis (Pewriting),  bagaikan tagline traveloka temukan inspirasi jadikan aksi, ini dilakukan melalui proses pembacaan peta pikiran yang oleh ahli pendidikan  sekaligus praktisi penerbitan kerap disebut dengan istilah mind maping.  Mendraf (Drafting), menjadikan bahan baku industri penerbitan berupa naskah yang masih dalam bentuk korpus mistikum  atau khayalan menjadi korpus mekanikum atau kenyataan. Merevisi (Revising), melakukan proses konfirmasi kebenaran materi naskah untuk memastikan naskah bersifat original agar tehindar dari resiko plagiasi. Menyunting (Editing), melakukan proses perbaikan naskah dari aspek mekanis kebahasaan, aspek substansi materi naskah dan aspek pictorial berupa ketepatan ,ilustrasi, kebenaran gambar dan keakuratan tabel. Menerbitkan (Publishing), proses tataletak atau layout dan perancangan visual naskah agar menarik dan enak dibaca. Memasarkan (Marketing), melakukan proses ujicoba dan konfirmasi ulang atas validitas dan kebenaran naskah dokumen izin prodi agar layak jual. Mendeliver (Delivering), prosesi klik submit di situs izin prodi  dengan harapan dokumen lolos verifikasi dan penilaian tim evaluator. 

Ketujuh tahapan menuju penerbit mandiri diatas dalam praktik pembelajaran Bahasa vokasi oleh penulis dikemas dalam bentuk buku dengan judul Pembelajaran Bahasa Pendekatan Wirausaha Penerbitan atau Publipreneur Based Language Learning (PBLL), sebuah Metode Tematik Vokasi, buku 138 halaman terbitan Muhammadiyah University Press ISBN: 978-602-361-125-6. Untuk mengetahui lebih lanjut perihal buku yang mampu mamandu Anda menjadi penerbit mandiri atau self-publishers silahkan pelajari buku karya penulis dengan klik https://parinkrafumt.ac.id/buku-pembelajaran-bahasa-pendekatan-wirausaha-penerbitan. Adapun untuk mendalami proses penyiapan naskah ada baiknya juga memahami buku Terminologi NASKAH (Names, Accessories, Sources, Kinds/Qualifications, Anatomy, How)    dengan klik https://parinkrafumt.ac.id/buku-termonologi-naskah terbitan Yayasan Rizky Mulya ISBN 978-602-71796-1-5 (Penulis Dosen Penerbitan, Ketua LSP Polimedia dan Dekan Fakultas Parinkraf-UMT)